Nuzulul Qur'an: Peristiwa Agung Turunnya Wahyu

 

Nuzulul Qur'an: Peristiwa Agung Turunnya Wahyu

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

ٱلْحَمْدُ لِلَّهِ ٱلَّذِي أَنْزَلَ ٱلْقُرْآنَ هُدًى لِلنَّاسِ وَبَيِّنَاتٍ مِنَ ٱلْهُدَىٰ وَٱلْفُرْقَانِ، وَجَعَلَهُ رَحْمَةً وَشِفَاءً لِلْمُؤْمِنِينَ، وَأَشْهَدُ أَنْ لَا إِلٰهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ، صَلَّىٰ اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، وَعَلَىٰ آلِهِ وَأَصْحَابِهِ أَجْمَعِينَ، أَمَّا بَعْدُ:

Malam yang Lebih Baik dari Seribu Bulan

Nuzulul Qur'an merupakan peristiwa luar biasa yang menandai turunnya Al-Qur'an kepada Nabi Muhammad . Peristiwa ini terjadi pada malam yang penuh berkah, yaitu Lailatul Qadar, sebagaimana Allah berfirman:

إِنَّا أَنْزَلْنَاهُ فِي لَيْلَةِ الْقَدْرِ ۞ وَمَا أَدْرَاكَ مَا لَيْلَةُ الْقَدْرِ ۞ لَيْلَةُ الْقَدْرِ خَيْرٌ مِنْ أَلْفِ شَهْرٍ 

"Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al-Qur’an) pada malam kemuliaan. Dan tahukah kamu apakah malam kemuliaan itu? Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan." (QS. Al-Qadr: 1-3)

Al-Qur’an bukan sekadar kitab biasa, melainkan kalamullah yang menjadi petunjuk hidup bagi manusia dalam meniti jalan kebenaran dan kebahagiaan dunia serta akhirat.

1. Proses Turunnya Al-Qur’an

Turunnya Al-Qur’an terjadi dalam dua tahap:

  1. Tahap pertama: Diturunkan dari Lauhul Mahfuzh ke Baitul ‘Izzah di langit dunia pada malam Lailatul Qadar.
  2. Tahap kedua: Diturunkan secara bertahap kepada Nabi Muhammad melalui Malaikat Jibril selama 23 tahun (13 tahun di Makkah dan 10 tahun di Madinah).

Allah berfirman:

وَقُرْآنًا فَرَقْنَاهُ لِتَقْرَأَهُ عَلَى النَّاسِ عَلَىٰ مُكْثٍ وَنَزَّلْنَاهُ تَنْزِيلًا 

"Dan Al-Qur'an itu telah Kami turunkan secara bertahap agar kamu membacakannya kepada manusia dengan perlahan-lahan dan Kami menurunkannya bagian demi bagian." (QS. Al-Isra’: 106)

2. Kisah Turunnya Wahyu Pertama

Nabi Muhammad sering menyendiri di Gua Hira untuk beribadah dan merenungi kebesaran Allah. Pada usia 40 tahun, ketika beliau berada di dalam gua pada bulan Ramadhan, Malaikat Jibril datang membawa wahyu pertama.

Jibril berkata: اقْرَأْ (Bacalah!). Nabi menjawab, مَا أَنَا بِقَارِئٍ (Aku tidak bisa membaca). Jibril lalu memeluk Nabi dengan erat hingga beliau merasa kesulitan bernapas, kemudian melepaskannya dan kembali berkata, اقْرَأْ. Hal ini terjadi tiga kali, lalu Jibril membacakan ayat pertama:

اقْرَأْ بِاسْمِ رَبِّكَ الَّذِي خَلَقَ ۞ خَلَقَ الْإِنْسَانَ مِنْ عَلَقٍ ۞ اقْرَأْ وَرَبُّكَ الْأَكْرَمُ ۞ الَّذِي عَلَّمَ بِالْقَلَمِ ۞ عَلَّمَ الْإِنْسَانَ مَا لَمْ يَعْلَمْ 

"Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu yang menciptakan. Dia telah menciptakan manusia dari segumpal darah. Bacalah, dan Tuhanmulah Yang Maha Mulia, Yang mengajar (manusia) dengan pena. Dia mengajarkan manusia apa yang tidak diketahuinya." (QS. Al-‘Alaq: 1-5)

Setelah kejadian itu, Nabi Muhammad bergegas pulang dengan perasaan gemetar dan berkata kepada istrinya, Khadijah, زَمِّلُونِي زَمِّلُونِي (Selimuti aku! Selimuti aku!). Khadijah menenangkan beliau dan membawanya menemui Waraqah bin Naufal, seorang pendeta Nasrani yang memahami kitab suci. Waraqah mengatakan bahwa Nabi telah menerima wahyu sebagaimana Musa menerima Taurat, dan akan menghadapi perlawanan dari kaumnya.

3. Mengamalkan Al-Qur’an dalam Kehidupan

Meneladani Rasulullah , kita harus menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup:

  1. Membaca dan mentadabburi isinya (QS. Sad: 29)
  2. Menghafalkan ayat-ayatnya
  3. Mengamalkan ajaran-ajarannya dalam kehidupan sehari-hari (QS. Al-Jatsiyah: 20)
  4. Mendakwahkan dan mengajarkannya kepada orang lain

Rasulullah bersabda:

خَيْرُكُمْ مَنْ تَعَلَّمَ الْقُرْآنَ وَعَلَّمَهُ 

"Sebaik-baik kalian adalah yang belajar Al-Qur’an dan mengajarkannya." (HR. Bukhari)

4. Memuliakan Al-Qur’an di Bulan Ramadhan

Bulan Ramadhan adalah bulan diturunkannya Al-Qur’an. Oleh karena itu, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak membaca, memahami, dan mengamalkan Al-Qur’an selama bulan suci ini. Semoga kita termasuk dalam golongan yang mendapat syafa’at dari Al-Qur’an di hari kiamat.

وَالسَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللَّهِ وَبَرَكَاتُهُ

 

Posting Komentar

0 Komentar

Ads